Klarifikasi Pemilik Lapak, Robinson : Saya Memohon Kepada Pihak Terkait Minta Waktu Beberapa Hari
SERANG |- Kepala Desa Kibin Samsudin dan Robinson Sebagai Pemilik Lapak Besi Tua "Bangunan Liar". Berikan Klarifikasi Terkait Memberikan Amplop atau Pelicin, Pada Jum'at 12 Juni 2026.
Samsudin Selaku Kepala Desa Kibin Kecamatan Kibin mengatakan sebelum eksekusi pembongkaran bangunan liar yang berada di pinggir jalan Raya Serang - Jakarta tepatnya di kampung Citawa Desa Kibin, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.
"Pemilik lapak besi tua yang bernama Robinson memohon kepada pemerintah Desa Kibin agar bangunannya jangan dibongkar dulu, dirinya selaku pemilik bangunan lapak besi tua akan membongkar sendiri",Ujar Kepala Desa.
Lurah Samsudin juga menjelaskan alasan kenapa tidak langsung di bongkar, menurut hemat mereka jika bangunan lapaknya di bongkar sendiri material yang terpasang dapat meminimalisir dampak material yang rusak, dan material.
" Sebab bangunannya yang dibongkar sendiri bisa dipergunakan kembali, permohonan tersebut kami terima dan kami berikan waktu 3 hari untuk pemilik lapak untuk membongkar sendiri bangunan lapaknya,".
Ia juga mengucapkan Kami sebagai pelayan masyarakat harus memberikan toleransi dan mengedepankan perikemanusiaan, Terpenting sama-sama bangunan liar di Citawa dibongkar semuanya, tidak ada pilih kasih." Tegas Lurah Samsudin.
Ditempat terpisah, Robinson selaku pemilik lapak besi tua juga memberikan klarifikasi, " pemberitaan yang beredar tersebut tidak benar adanya,.
Robinson mengatakan saya memohon ke kepala Desa Kibin untuk minta waktu sehari sampai 3 hari agar membongkar sendiri.
Robinson menjelaskan kenapa meminta waktu beberapa hari dan membongkar sendiri. menurut Robinson kalau lapak saya yang membongkar sendiri, barang-barang dan bangunan saya tidak terlalu rusak dan masih bisa digunakan.
"Kalau di bongkar menggunakan alat berat tentu barang-barang dan bangunan punya saya akan rusak parah, pada intinya saya hanya meminta waktu untuk melakukan pembongkaran sendiri ke pak lurah dan terkait isu memberikan amplop atau pelicin itu tidak benar," Tegas Robinson.
Red.
Post a Comment