FSB GARTEKS KSBSI Serang Raya Gelar Kegiatan Leadership, Cetak Pemimpin Organisasi yang Cerdas, Berani, dan Militan
SERANG, 30 September 2026 —Topik1.com- Dewan Pengurus Cabang (DPC) FSB GARTEKS KSBSI Serang Raya menyelenggarakan kegiatan strategis bertajuk "Leadership — pergeseran kepemimpinan — yang melibatkan para Ketua, Pengurus, serta Pimpinan Kerja (PK) dari berbagai perusahaan yang menjadi anggota organisasi.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Faisal Rachman, selaku Ketua FSB GARTEKS KSBSI Serang Raya, dan berlangsung sebagai langkah memperkokoh fondasi pergerakan buruh di wilayah Kabupaten Serang, Banten, dengan fokus utama peningkatan kapasitas kepemimpinan para kader di garis depan perjuangan.
Tujuan Kegiatan
Dalam arahannya, Ketua FSB GARTEKS KSBSI Serang Raya Faisal Rachman menegaskan bahwa agenda Leadership diselenggarakan untuk membekali para pemimpin organisasi agar mampu menjalankan roda organisasi dengan tiga karakter utama:
✅ Cerdas — memahami aturan, strategi, dan kebijakan ketenagakerjaan secara mendalam
✅ Berani — tegas menyuarakan kebenaran dan memperjuangkan hak pekerja
✅ Militan — konsisten, tekun, dan tak kenal menyerah dalam menjaga kepentingan kaum buruh
"Kami tidak sekadar melatih cara memimpin rapat atau menyusun laporan. Lebih dari itu, kami membangun mentalitas kader yang mampu menjadi lokomotif pergerakan — yang tidak hanya mengikuti arah, tetapi mampu menentukan arah perjuangan ke depan," ujar Faisal Rachman.
Para peserta yang hadir merupakan para pemimpin komisariat dari puluhan perusahaan yang tersebar di kawasan industri Cikande, Kibin, dan wilayah Serang Raya lainnya. Mereka adalah ujung tombak yang langsung berhadapan dengan dinamika hubungan industrial di tempat kerja masing-masing.
Narasumber: Perkuat Sinergi Antar-Serikat
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Arizal Peni, yang menjabat sebagai Sekretaris Aliansi Serikat Pekerja / Serikat Buruh Kabupaten Serang, sekaligus dikenal luas sebagai aktivis yang proaktif dan konsisten dalam menyuarakan isu-isu ketenagakerjaan di wilayah Banten.
Arizal Peni menekankan bahwa kekuatan pergerakan tidak terletak pada jumlah semata, melainkan pada kesatuan arah dan kesiapan kader.
"Ketika kita cerdas memahami hukum, berani menyampaikan kebenaran, dan militan menjaga amanah anggota, maka tidak ada satu pun pihak yang bisa meremehkan perjuangan kita. Kekompakan antar-serikat adalah kunci utama agar suara buruh Kabupaten Serang didengar dan dihormati," tegas Arizal Peni dalam pemaparan materinya.
Selama kegiatan, para peserta mendalami berbagai hal krusial, antara lain:
- Pergeseran pola kepemimpinan — dari bergantung pada individu menjadi berbasis sistem dan kaderisasi
- Penguatan struktur organisasi agar tetap kokoh dan berkelanjutan
- Pemahaman peraturan ketenagakerjaan terkini sebagai dasar perjuangan yang sah
- Teknik komunikasi dan negosiasi yang efektif dengan pihak manajemen perusahaan
- Pembangunan solidaritas antar-komisariat sebagai kekuatan utama pergerakan
Komitmen Bersama
Di akhir kegiatan, seluruh peserta menyatukan tekad untuk:
1. Menerapkan wawasan dan kemampuan yang diperoleh di lingkungan masing-masing perusahaan
2. Mengutamakan sikap yang cerdas, berani, dan militan dalam memperjuangkan hak anggota
3. Menjaga kekompakan antar-sesama pengurus dan seluruh anggota tanpa sekat-sekat
4. Memperkuat kerja sama dengan Aliansi Serikat Pekerja / Serikat Buruh Kabupaten Serang guna menyuarakan isu-isu buruh secara lebih efektif
5. Memastikan FSB GARTEKS KSBSI Serang Raya tetap menjadi rumah perjuangan yang kuat, aman, dan berpihak pada kaum buruh
Penutup
Kegiatan Leadership ini menjadi bukti nyata komitmen FSB GARTEKS KSBSI Serang Raya dalam membangun regenerasi kepemimpinan yang sehat dan berkelanjutan. Selanjutnya, program serupa akan dilakukan secara berkala guna memastikan ketersediaan kader yang siap memikul tanggung jawab di masa mendatang.
"Pemimpin yang baik tidak hanya memimpin hari ini, tetapi menyiapkan pemimpin untuk hari esok. Itulah tugas suci yang sedang kita jalankan hari ini," tutup Faisal Rachman.
Red:papi
Post a Comment