-->
Search
24 C
en
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
Topik1.Com
Buy template blogger
  • Nasional
  • Polri
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pedidikan
  • Daerah
  • Politik
  • TNI
  • Wisata
  • Olahraga
  • Nasional
Topik1.Com
Search

Home 10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata 10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

Topik1.Com
Topik1.Com
12 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
LANGSA, — Topik1.com-,Hampir 10 bulan berlalu sejak banjir bandang melanda Kota Langsa pada 26 November 2025 lalu, namun persoalan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak hingga kini masih menyisakan berbagai pertanyaan.

Di tengah belum meratanya bantuan bagi korban banjir, sejumlah wilayah di Kota Langsa kembali terendam banjir pada 11 September 2026. Kondisi tersebut semakin menambah kekhawatiran masyarakat, khususnya warga yang hingga kini mengaku belum memperoleh bantuan yang diharapkan.

Persoalan penyaluran bantuan disebut telah muncul sejak awal, terutama terkait data calon penerima bantuan yang dinilai masih bermasalah dan belum tertata secara baik. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada proses pendataan, verifikasi hingga penyaluran bantuan di lapangan.

Menurut keluhan yang disampaikan korban banjir, terdapat warga yang rumahnya disebut tidak terdampak banjir namun telah menerima bantuan lebih dahulu, sementara sebagian warga yang benar-benar terdampak masih menunggu kepastian.

Ketimpangan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial, kekecewaan hingga kemarahan di tengah masyarakat.

Selain persoalan data, lambannya proses pendataan dan penyaluran juga menjadi sorotan. Hampir 10 bulan setelah bencana, masih terdapat warga yang mempertanyakan kapan bantuan akan mereka terima. Bahkan, menurut keterangan Ketua Forum Korban Banjir Langsa (KBL), Jantana Pratama Putra, penyaluran bantuan banjir Tahap II juga belum sepenuhnya selesai.

Jantana Pratama Putra, yang lebih akrab disapa Bang JT, merupakan salah satu pihak yang sejak awal aktif menyuarakan persoalan bantuan korban banjir di Kota Langsa.

Bang JT mengaku sudah merasa bosan dengan kinerja Pemerintah Kota Langsa yang menurut penilaiannya belum profesional dalam menyelesaikan persoalan bantuan korban banjir.

Ia mengatakan telah dua kali mengikuti rapat koordinasi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Langsa, selain menemui sejumlah pihak terkait untuk mempertanyakan perkembangan dan kejelasan penyaluran bantuan banjir.

Tidak hanya melalui pertemuan, Bang JT juga mengaku telah tiga kali ikut serta dalam aksi unjuk rasa bersama korban banjir Langsa.

Dari tiga aksi tersebut, menurut Bang JT, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana hanya hadir menemui massa pada aksi demo jilid II yang berlangsung 30 April 2026.

Sementara dalam aksi ketiga pada 26 Agustus 2026, massa kembali mempertanyakan kejelasan bantuan banjir Kota Langsa, termasuk mengenai bantuan yang berasal dari berbagai pihak di luar pemerintah daerah.

Salah satu pertanyaan yang disampaikan massa, menurut Bang JT, berkaitan dengan berapa total bantuan yang telah diterima dari pihak luar, baik berupa dana maupun bantuan logistik seperti makanan, minuman dan bantuan lainnya.

Namun, menurut keterangan Bang JT, Sekda Kota Langsa Suhartini belum dapat memberikan jawaban yang diminta massa terkait total bantuan tersebut.

Bang JT juga menyebut Sekda Kota Langsa kemudian meninggalkan massa aksi. Sementara itu, massa korban banjir tetap bertahan hingga malam hari di tengah hujan lebat, menunggu adanya kejelasan maupun jawaban dari pihak Pemerintah Kota Langsa.

Warga Masih Menunggu Jadup hingga Rehab Rumah

Hingga berita ini dirilis pada 12 September 2026, menurut keterangan Bang JT, masih terdapat warga yang belum mendapatkan kepastian mengenai sejumlah bantuan, di antaranya Jadup (Jaminan Hidup), bantuan isi hunian, stimulan ekonomi hingga bantuan rehabilitasi rumah.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena waktu terus berjalan. Hampir 10 bulan sejak banjir bandang November 2025, persoalan bantuan masih belum sepenuhnya tuntas.

Bahkan, banjir kembali terjadi pada 11 September 2026 di sejumlah titik wilayah Kota Langsa. Peristiwa tersebut kembali mengingatkan bahwa persoalan penanganan bencana dan perlindungan terhadap masyarakat terdampak membutuhkan proses yang cepat, tepat dan transparan.

Bang JT menilai masyarakat membutuhkan kepastian, bukan hanya janji atau proses yang berlarut-larut. Menurutnya, warga korban banjir berhak mengetahui secara jelas bagaimana proses pendataan dilakukan, siapa yang ditetapkan sebagai penerima, bantuan apa saja yang tersedia, serta bagaimana bantuan tersebut disalurkan.

KBL Siapkan Aksi Lanjutan

Bang JT menegaskan, apabila tidak segera ada titik terang mengenai penyaluran bantuan banjir berikutnya maupun penyelesaian bantuan yang masih tertunda, dirinya bersama Forum Korban Banjir Langsa (KBL) tidak menutup kemungkinan melakukan aksi lanjutan.

Menurutnya, langkah tersebut akan dilakukan atas desakan masyarakat yang masih mempertanyakan kejelasan bantuan banjir Kota Langsa.

“Kami sudah terlalu lama menunggu. Hampir 10 bulan persoalan bantuan banjir belum juga selesai. Kami sudah mengikuti rapat, bertemu pihak terkait dan turun aksi, tetapi masyarakat masih mempertanyakan bantuan yang belum mereka terima,” ujar Bang JT.

Ia menegaskan, KBL akan terus menyuarakan kepentingan korban banjir dan mendorong adanya keterbukaan mengenai seluruh proses bantuan.

“Kalau tidak ada titik terang mengenai penyaluran bantuan selanjutnya, kami bersama KBL dan masyarakat akan mempertimbangkan aksi lanjutan. Tujuannya jelas, yaitu memperjelas bantuan banjir Kota Langsa dan memastikan masyarakat mendapatkan haknya secara adil,” tegasnya.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret Pemerintah Kota Langsa untuk menyelesaikan persoalan data penerima, mempercepat penyaluran bantuan yang masih tertunda, serta memberikan penjelasan terbuka mengenai bantuan yang telah diterima maupun disalurkan.

Bagi korban banjir yang masih menunggu, kepastian dan keadilan dalam penyaluran bantuan menjadi hal yang sangat penting agar persoalan yang telah berlangsung hampir 10 bulan tersebut tidak terus berlarut.

Red.
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Older Posts No results found
Newer Posts

You may like these posts

Post a Comment

- Advertisment -
Ads Single Post 2
Ads Single Post 3
- Advertisment -





Terhubung

facebook Like
twitter Follow
youtube Subscribe
vimeo Subscribe
instagram Follow
rss Subscribe
pinterest Follow

Berita Utama

10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata

Topik1.Com- September 12, 2026 0
10 Bulan Pasca Banjir Bandang, Bantuan Korban Banjir Langsa Masih Belum Merata
LANGSA, — Topik1.com-, Hampir 10 bulan berlalu sejak banjir bandang melanda Kota Langsa pada 26 November 2025 lalu, namun persoalan penyaluran bant…

Berita Terpopuler

DPRD KABUPATEN SERANG RESMI DUKUNG ASPIRASI ALIANSI SERIKAT PEKERJA DAN SERIKAT BURUH, DORONG PERUBAHAN RUU KETENAGAKERJAAN SERTA PERKUAT PENGAWASAN HAK TENAGA KERJA

DPRD KABUPATEN SERANG RESMI DUKUNG ASPIRASI ALIANSI SERIKAT PEKERJA DAN SERIKAT BURUH, DORONG PERUBAHAN RUU KETENAGAKERJAAN SERTA PERKUAT PENGAWASAN HAK TENAGA KERJA

September 10, 2026
Kabel PLN di Ruang Publik Disorot, IWO Indonesia Kota Serang Minta UP3 Banten Utara Buka Data Proyek dan Pastikan Standar K3

Kabel PLN di Ruang Publik Disorot, IWO Indonesia Kota Serang Minta UP3 Banten Utara Buka Data Proyek dan Pastikan Standar K3

September 07, 2026
IJL DOAKAN KESELAMATAN 5 JURNALIS HILANG KONTAK SAAT LIPUTAN ERUPSI GUNUNG ANAK KARAKATAU

IJL DOAKAN KESELAMATAN 5 JURNALIS HILANG KONTAK SAAT LIPUTAN ERUPSI GUNUNG ANAK KARAKATAU

September 09, 2026
Antisipasi Dampak Abu Krakatau, Polsek Cikande Bagikan Ratusan Masker dan Air Mineral Gratis

Antisipasi Dampak Abu Krakatau, Polsek Cikande Bagikan Ratusan Masker dan Air Mineral Gratis

September 07, 2026
ALIANSI SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH KABUPATEN SERANG (ASPSB)

ALIANSI SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH KABUPATEN SERANG (ASPSB)

September 08, 2026
IWO Indonesia DPW DKI Jakarta Beri Dukung Penuh Konser Malam Puncak HUT ke-81 RI di Harapan Mulya Kemayoran

IWO Indonesia DPW DKI Jakarta Beri Dukung Penuh Konser Malam Puncak HUT ke-81 RI di Harapan Mulya Kemayoran

September 07, 2026
IWO Indonesia DPW Jakarta Raya Serahkan Berkas ke Kesbangpol, Laporkan Keberadaan Organisasi di Ibu Kota

IWO Indonesia DPW Jakarta Raya Serahkan Berkas ke Kesbangpol, Laporkan Keberadaan Organisasi di Ibu Kota

September 07, 2026
SMPN 4 KOTA SERANG TERANCAM JADI LAHAN PARKIR, KOMITE PENYELAMAT MELAWAN: “JANGAN KORBANKAN SEKOLAH DEMI PARKIR”

SMPN 4 KOTA SERANG TERANCAM JADI LAHAN PARKIR, KOMITE PENYELAMAT MELAWAN: “JANGAN KORBANKAN SEKOLAH DEMI PARKIR”

September 06, 2026
Polsek Cikande Salurkan 8.000 Liter Air Bersih dan Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Polsek Cikande Salurkan 8.000 Liter Air Bersih dan Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 07, 2026
GUNUNG ANAK KRAKATAU ERUPSI MENERUS — STATUS TETAP SIAGA, POTENSI TSUNAMI DINILAI KECIL

GUNUNG ANAK KRAKATAU ERUPSI MENERUS — STATUS TETAP SIAGA, POTENSI TSUNAMI DINILAI KECIL

September 06, 2026
Design by - Blogger Templates |

Berita Terpopuler

DPRD KABUPATEN SERANG RESMI DUKUNG ASPIRASI ALIANSI SERIKAT PEKERJA DAN SERIKAT BURUH, DORONG PERUBAHAN RUU KETENAGAKERJAAN SERTA PERKUAT PENGAWASAN HAK TENAGA KERJA

DPRD KABUPATEN SERANG RESMI DUKUNG ASPIRASI ALIANSI SERIKAT PEKERJA DAN SERIKAT BURUH, DORONG PERUBAHAN RUU KETENAGAKERJAAN SERTA PERKUAT PENGAWASAN HAK TENAGA KERJA

September 10, 2026
Kabel PLN di Ruang Publik Disorot, IWO Indonesia Kota Serang Minta UP3 Banten Utara Buka Data Proyek dan Pastikan Standar K3

Kabel PLN di Ruang Publik Disorot, IWO Indonesia Kota Serang Minta UP3 Banten Utara Buka Data Proyek dan Pastikan Standar K3

September 07, 2026
IJL DOAKAN KESELAMATAN 5 JURNALIS HILANG KONTAK SAAT LIPUTAN ERUPSI GUNUNG ANAK KARAKATAU

IJL DOAKAN KESELAMATAN 5 JURNALIS HILANG KONTAK SAAT LIPUTAN ERUPSI GUNUNG ANAK KARAKATAU

September 09, 2026
Antisipasi Dampak Abu Krakatau, Polsek Cikande Bagikan Ratusan Masker dan Air Mineral Gratis

Antisipasi Dampak Abu Krakatau, Polsek Cikande Bagikan Ratusan Masker dan Air Mineral Gratis

September 07, 2026
ALIANSI SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH KABUPATEN SERANG (ASPSB)

ALIANSI SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH KABUPATEN SERANG (ASPSB)

September 08, 2026
IWO Indonesia DPW DKI Jakarta Beri Dukung Penuh Konser Malam Puncak HUT ke-81 RI di Harapan Mulya Kemayoran

IWO Indonesia DPW DKI Jakarta Beri Dukung Penuh Konser Malam Puncak HUT ke-81 RI di Harapan Mulya Kemayoran

September 07, 2026
IWO Indonesia DPW Jakarta Raya Serahkan Berkas ke Kesbangpol, Laporkan Keberadaan Organisasi di Ibu Kota

IWO Indonesia DPW Jakarta Raya Serahkan Berkas ke Kesbangpol, Laporkan Keberadaan Organisasi di Ibu Kota

September 07, 2026
SMPN 4 KOTA SERANG TERANCAM JADI LAHAN PARKIR, KOMITE PENYELAMAT MELAWAN: “JANGAN KORBANKAN SEKOLAH DEMI PARKIR”

SMPN 4 KOTA SERANG TERANCAM JADI LAHAN PARKIR, KOMITE PENYELAMAT MELAWAN: “JANGAN KORBANKAN SEKOLAH DEMI PARKIR”

September 06, 2026
Polsek Cikande Salurkan 8.000 Liter Air Bersih dan Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

Polsek Cikande Salurkan 8.000 Liter Air Bersih dan Masker Gratis Antisipasi Abu Vulkanik Anak Krakatau

September 07, 2026
GUNUNG ANAK KRAKATAU ERUPSI MENERUS — STATUS TETAP SIAGA, POTENSI TSUNAMI DINILAI KECIL

GUNUNG ANAK KRAKATAU ERUPSI MENERUS — STATUS TETAP SIAGA, POTENSI TSUNAMI DINILAI KECIL

September 06, 2026
Topik1.Com

Dikeluarkan

Topik1.com portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membuka wawasan secara luas.

PT. Tren Multimedia Group

Copyright © 2023 | Topik1.Com
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber