Juragan Empang lepaskan ikan di kolam danau Pemda serang
Penebaran ikan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polres Serang, yang selama ini konsisten dikembangkan melalui budidaya pembesaran ikan dengan sistem bioflok. Ikan-ikan tersebut dibudidayakan di halaman rumah dinas Kapolres sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian pangan masyarakat.
Kapolres Condro Sasongko mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana hiburan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan sumber pangan berkualitas.
“Silakan para pemancing memanfaatkan ikan ini. Bisa untuk konsumsi keluarga, atau bahkan dibudidayakan kembali di rumah,” ujarnya.
Selain itu, Kapolres mengingatkan agar ikan-ikan yang telah ditebar tidak ditangkap dengan cara-cara yang merusak lingkungan. “Yang penting jangan dijaring atau disetrum. Kita ingin danau ini tetap lestari dan kegiatan memancing bisa berlangsung berkelanjutan,” tegasnya.
Menurutnya, keberadaan danau di lingkungan Puspemkab Serang harus dimaksimalkan sebagai ruang publik yang bermanfaat bagi warga. Penebaran ikan menjadi salah satu langkah kecil untuk menghidupkan aktivitas positif berbasis lingkungan.
"Dengan kegiatan ini, Polres Serang berharap kolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dapat terus terjaga. Program ketahanan pangan yang digulirkan pun diharapkan semakin dirasakan manfaatnya oleh warga Kabupaten Serang," tandasnya.
Warga yang hadir pun menyambut baik kegiatan tersebut. Banyak di antara mereka yang mengaku optimistis dapat membawa pulang nila merah hasil pancingan. Suasana antusias terlihat dari wajah pemancing mulai dari anak-anak hingga orang dewasa bahkan ibu rumah tangga yang berkumpul di tepi danau.
Salah satu warga, Rudi (42), mengaku senang dengan inisiatif Kapolres Serang menebar ikan di danau Puspemkab. “Alhamdulillah, ini membantu sekali. Selain bisa hiburan, mudah-mudahan dapat rezeki dari hasil mancing. Terima kasih bapak Kapolres,” ungkapnya.
Warga lainnya, Titin Supriyati (37) warga sekitar Puspemkab Serang, juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sudah beberapa kali dilakukan Kapolres Serang.
“Belum ada kegiatan seperti ini dilakukan orang lain, kecuali bapak Kapolres. Kami terbantu kalau dapat ikan untuk dimasak. Terima kasih bapak Kapolres, kegiatan seperti ini bagus sekali untuk masyarakat,” kata Titin yang juga pedagang di lokasi danau.
Berdasar pantauan, puluhan pemancing terlihat langsung melemparkan kail sesaat setelah ikan diturunkan dari kendaraan pickup. Mereka berharap keberuntungan memihak setelah lama menunggu momen penebaran ikan dilakukan kembali di lokasi tersebut.
Seperti diketahui pada Jumat (21/12) kemarin, Kapolres menurunkan ikan lele sebanyak 500 kilogram. Ikan lele berukuran 2 hingga 4 ekor perkilogram tersebut juga merupakan hasil budidaya pembesaran melalui media bioflok di halaman rumah dinas program ketahanan pangan.
Red.

Post a Comment