Ditjen PHI dan jamsos kemnaker lakukan FGD bersama serikat pekerja ,apindo di hadiri kadis kamar dagang indonesia tangsel
Tangsel,-Focus Group Discusion(FGD) penyempurnaan Pedoman Fasilitas Kesejahteran Pekerja yang dilaksanakan oleh Direktorat Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Fasilitasi Kesejahteraan Pekerja Ditjen PHI dan Jamsos di hotel Grand Zuri, Tangerang Selatan,11 -12 juni 2026.
Kegiatan bertujuan untuk memberikan Membangun kesamaan persepsi para pemangku kepentingan tripartit mengenai pentingnya penyediaan fasilitas kesejahteraan pekerja dalam mendukung produktivitas serta terciptanya hubungan industrial yang harmonis, dinamis, berkeadilan, adaptif, dan transformatif yang di Dasari Pasal 100 UU nomer 13Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Menghimpun masukan dan tanggapan dari para pemangku kepentingan tripartit terhadap draf Panduan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja yang telah disempurnakan bersama ILO. Mengidentifikasi kebutuhan, praktik baik, serta tantangan dalam implementasi penyediaan fasilitas kesejahteraan pekerja pada berbagai sektor usaha. Memperoleh rekomendasi penyempurnaan substansi panduan sebagai bahan finalisasi Keputusan Menteri Ketenagakerjaan tentang Panduan Fasilitas Kesejahteraan Pekerja.contoh seragam ,alat kerja, kendaraaan operasional
Fasilitas Kesejahteraan Pekerja ialah
Sarana yang meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan karyawan dalam suatu perusahaan antara lain seperti tersedianya
Kantin,klinik,tempat ibadah ,transportasi,mess, bantuan perumahan koprasi, bisa di dapatkan dengan dukungan dari pihak perusahan dan dimasukan dalam laboeur cass perusahaan tentunya dengan melakukan sosial dialog antara pekerja dan perusahaan dan sekaligus melibatkan lembaga kerja sama tripartit ,tentunya untuk menjalin komonikasi dalam mencapai tujuan bersama sehingga harmonisasi selalu terjaga dalam perusahaan.
Dampak nyata bagi pelaku bisnis fasiliatas kerja ialah investasi peningkatan sarana penunjang yang hegenis dan ergonomis terbukti menekan stres secara signifikan
Kenaikan produktifitas langkah ini meminalisir angka absen tahunan karena sakit adapun yang di bicarakan dalam diskusi hari ini dari berbagai unsur pemerintah ,serikat pekerja dan juga perwakilan dari pengusaha untuk mensentralisikan capaian untuk menjaga keharmonisan di dunia industri.
Dalam rangkaian forum group diskusi masing masing dari narasumber menerangkan bahwa
Penyempurnaan Panduan Fasilitas
Kesejahteraan Pekerja sebagai
lnstrumen Penguatan Produktivitas
dan Hubungan lndustrial
Pokok-pokok substansi
perubahan dan penyempurnaan
Pendekatan penyediaan fasilitas
kesejahteraan berdasarkan skala
dan karakteristik usaha;
Peran para pihak dalam
implementasi panduan,
lsu strategis yang memerlukan
masukan dari pemangku
kepentingan menurut
Prof. Muhammad Zilal
Hamzah, Ph. D.
(Guru Besar Universitas YARSI)dalam pemaparanya.
Praktik Baik Standar Penyediaan
Fasilitas Kesejahteraan Pekerja dan
Potret Kondisi Eksisting di lndonesia
Eest practices penyediaan
fasilitas kesejahteraan pekerja;
Pembelajaran dari implementasi
care economy di tempat kerja;
Potret kondisi penyediaan fasilitas
kesejahteraan pekerja saat ini Tantangan dan peluang
implementasi panduan di
perusahaan nantinya akan menjadi salah satu faktor pendukung peningkatan kesejahtraan di perusahaan.
Arah Kebijakan Pengembangan
Fasilitas Kesejahteraan Pekerja
dalam Mendukung Produktivitas dan
Hubungan lndustrial
Substansi:
Konsep kesejahteraan pekerja
dan fasilitas kesejaht
dalam perspektif sosial dan
ekonomi;
Kebijakan pemerintah dalam
pengembangan fasilitas
kesejahteraan pekerja ;
Keterkaitan kesejahteraan
pekerja dengan produktivitas
dan hubungan industrial;
Peran pemerintah daerah dalam
pembinaan dan pengawasan;
Strategi implementasi panduan
di daerah.
Adapun Materi paparan Narasumber yang dijelaskan agar dikaitkan dengan apa yang haris disampaikan dalam berbagai perundingan didalam perusahan baik secara bipartit atau tripartit
Substansi Pembahasan
Harapanya dengan dilakukanya Forum group Diskusi yang difasilitasi Derektorat jendral pembinanaan hubungan industrial dan jaminan sosial yang melibatlan dari berbagai unsur seperti perwakilan pengusaha ,kadin tanggerang selatan,serikat pekerja dan pihak dari pengembang deplover perumahan akan meningkatkan produktivitas perusahan akan beriringan dengan peningkatan pasilitas kesejahteraan para pekerja dan disitu nantinya akan menciptakan hubungan industrial yang harmonis dinamis dan berkeadilan
Acara sendiri berlangsung selama dua hari ikut hadir dari dinas tenaga kerja Kabupaten Tangerang, sekdes Disanker Tangerang Selatan kadin ,apindo ,dan dinas tenaga kerja kabupaten serang dan kepala dinasnya yaitu Diana utami yang sekaligus menjadi salah satu narasumber. Acara ditutup langsung dengan kementrian tenaga kerja Ibu Endang Yuniastusi Direktorat Jaminan Sosisial Tenaga Kerja dan Fasilitasi Kesejahteraan Pekerja dan sekaligus diakhiri dengan foto bersama.
Red.
Post a Comment