Besar Terlihat Hebat, Kecil Bukan Berarti Lemah — Tetap Memberikan Warna yang Berarti“We Are The Working Class”
Serang, 28 Juni 2026 — Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten Serang menggelar Musyawarah Daerah (Musda) III pada hari ini di hadiri presiden federasi serikat pekerja metas indondesia SUPARNO S,.H Minggu, 28 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung secara tertib, penuh kekeluargaan dan semangat perjuangan ini dihadiri oleh pengurus inti, perwakilan anggota, serta tamu undangan dari berbagai daerah dan elemen organisasi serikat pekerja.
Musda kali ini mengusung tema yang mendalam dan mengandung makna perjuangan: “Besar Terlihat Hebat, Kecil Bukan Berarti Lemah — Tetap Memberikan Warna yang Berarti”, disertai semangat identitas kelas pekerja “We Are The Working Class”. Tema ini dipilih sebagai bentuk penegasan bahwa meskipun dalam skala apapun, setiap elemen organisasi memiliki peran strategis dan kontribusi nyata bagi perjuangan hak-hak pekerja.
PEMBUKAAN DAN SAMBUTAN
Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan laporan panitia pelaksana mengenai kesiapan teknis kegiatan.
Dalam sambutannya, Ketua Daerah Garda Metal FSPMI Kabupaten Serang menyampaikan bahwa Musda III ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja periode sebelumnya, menyamakan visi dan misi, serta menyusun rencana kerja dan langkah strategis ke depan.
“Kami sadar, organisasi yang besar memang terlihat gagah dan diperhitungkan, namun jangan pernah meremehkan kekuatan yang tumbuh dari kesatuan hati, keikhlasan, dan konsistensi. Yang dianggap kecil hari ini, bisa menjadi kekuatan yang mengubah keadaan esok hari. Selama kita tetap berpegang teguh pada prinsip keadilan, persatuan, dan kebenaran, maka kita akan selalu memberikan warna yang berarti bagi kehidupan pekerja dan kemajuan bangsa ini,” tegasnya.
Lebih lanjut ia menegaskan semangat persatuan: “We Are The Working Class — Kita adalah kelas pekerja. Di pundak kita tergantung perjuangan untuk mendapatkan kehidupan yang layak, upah yang adil, perlindungan hukum yang pasti, serta masa depan yang terjamin bagi diri dan keluarga.”
DAFTAR TAMU UNDANGAN DAN PESERTA
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai wilayah, antara lain:
Tamu Undangan
1. Gibas – Tangerang
2. Teji – Tangerang
3. Mawan – Tangerang
4. Saem – Serang
5. Ainil – Serang
6. Adi Pofra – Serang
7. Dede Ismanto – Serang
8. Fatkur Arifin – Serang
9. Wahyu ER – Serang MP
10. Ismail – Korda Cikande
11. Roy – GM
12. Isnaini Marzuki – GM
13. Eddy K – DPK
14. Supriyanto – BKS
15. Dani S – Korda KKW
16. Yudi – Kanca
17. Edi – Kanca
18. Dewi – Kanca
19. Umar – Korda
20. Fhery – Belsati
21. Suyono – GM Nasional
22. Opan – GM
23. Sam’un – Cilegon
Peserta Musyawarah
1. Agus S – Serang
2. Indra S
3. Novdi M
4. Hedi Suyono
5. Ade K
6. Romdani
7. Aris M
8. Epu S
9. Imam Saktian
10. Julian
11. Ahmad Fauziah
12. Suradi
13. Nuryono
14. Saiful Milah
15. Robianto S
16. Muchlis Khatami – Serang
17. Riki Arif H
18. Ali R
19. Rio
20. Triyatmoko – Serang
21. Agus Ichwan – SPLP Lab. Serang
22. Parsono – Bekasi
23. Jajuru – Bekasi
24. Daryanto – Bekasi
25. Gunawan S – Serang
PEMBAHASAN DAN HASIL KEPUTUSAN
Dalam sesi pembahasan yang berlangsung secara demokratis dan penuh kekeluargaan, peserta membahas berbagai isu strategis yang dihadapi pekerja saat ini, antara lain:
- Pengawasan ketat terhadap penerapan peraturan ketenagakerjaan, termasuk Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dan perubahannya
- Penanganan kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) yang tidak sesuai prosedur serta praktik alih daya/outsourcing yang merugikan hak pekerja
- Peningkatan kesejahteraan melalui jaminan sosial, jaminan kesehatan, dan pemenuhan upah layak sesuai standar daerah
- Penguatan organisasi hingga ke tingkat unit kerja agar lebih dekat, responsif, dan mampu melindungi anggota
Hasil musyawarah disepakati secara bulat, antara lain:
✅ Memperkuat jaringan dan solidaritas antar serikat pekerja se-Wilayah Banten dan sekitarnya
✅ Meningkatkan kapasitas pengurus dan anggota melalui pendidikan, pelatihan, dan sosialisasi peraturan perundang-undangan
✅ Menjalin komunikasi yang konstruktif namun tegas dengan pengusaha dan pemerintah daerah
✅ Tetap menjaga sikap damai dan konstitusional dalam setiap upaya memperjuangkan hak dan kepentingan pekerja
HARAPAN DAN PENUTUP
Perwakilan dari Pengurus Pusat Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia yang hadir memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya musyawarah ini. Ia menegaskan bahwa prinsip “kecil bukan berarti lemah” adalah kunci keberhasilan jangka panjang — selama organisasi tetap bersatu, teratur, dan berani menyampaikan aspirasi dengan cara yang benar, maka kekuatan akan tumbuh dengan sendirinya.
“Setiap langkah yang kita ambil, sekecil apapun, akan menjadi bagian dari perjuangan besar untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh pekerja. Kita adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan negeri ini, maka hak kita pun harus diakui, dihormati, dan dipenuhi secara utuh,” ujarnya.
Musyawarah Daerah III Garda Metal FSPMI Kabupaten Serang ditutup dengan kesepakatan bersama untuk melaksanakan seluruh keputusan yang telah diambil, serta komitmen menjaga persatuan dan kesatuan sebagai modal utama perjuangan. Semangat “Besar Terlihat Hebat, Kecil Bukan Berarti Lemah — Tetap Memberikan Warna yang Berarti” dan “We Are The Working Class” akan terus dijunjung tinggi sebagai pedoman dalam setiap gerak langkah organisasi ke depan.
Diterbitkan oleh:
Sekretariat Daerah
Garda Metal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
Kabupaten Serang
28 Juni 2026
Post a Comment